Ciri-ciri Bayi Mengalami Alergi Susu Formula

0
43
Ciri-ciri Bayi Mengalami Alergi Susu Formula

Sangat penting bagi setiap orang tua untuk selalu memahami ciri-ciri apakah bayi mengalami alergi susu formula. Karena jika orang tua tidak menyadari bahwa anak ternyata tidak cocok dengan susu formula dan tetap diberikan maka tentu akan berdampak pada pada gangguan perkembangan dan pertumbuhan.

Kita tahu bahwa terdapat banyak pilihan susu formula yang dijual namun tidak semua bayi akan cocok dengan susu formula tersebut. Jika tidak cocok maka akan mengalami gejala yang menunjukkan bahwa anak ternyata memiliki alergi terhadap susu formula atau mengalami intoleransi laktosa. Ini biasanya terjadi jika anak mengonsumsi susu sapi.

Alergi susu sapi biasanya terjadi karena adanya respon yang diberikan oleh sistem imun yang menganggap bahwa kandungan dalam susu sapi adalah zat asing yang harus dilawan sedangkan intoleransi laktosa merupakan reaksi di mana sistem pencernaan bayi tidak mampu mencerna laktosa. Keduanya dapat menimbulkan masalah pencernaan yang dapat mengganggu pertumbuhan bayi dan membuatnya tidak nyaman.

Tanda Bayi Tidak Cocok Dengan Susu Formula

Bayi yang tidak cocok dengan susu formula tertentu akan menimbulkan gejala seperti masalah pencernaan (diare, sakit perut, konstipasi, kolik, muntah, hingga bab berdarah), gejala alergi (pilek), gangguan pernapasan (batuk, mengi, sesak napas), reaksi terhadap kulit (gatal, ruam merah, bengkak pada wajah, bibir, area mata), eksim, anafilaksis yang harus segera ditangani.

Sedangkan gejala yang timbul apabila bayi mengalami intoleransi laktosa yaitu muntah, kembung, diare parah, nyeri atau kram di perut. Gejala-gejala alergi susu formula dan intoleransi laktosa bisa saja muncul beberapa menit setelah bayi diberikan susu formula atau bisa juga beberapa jam setelahnya.

Mengatasi Anak Alergi Susu Formula

Anak yang mengalami alergi susu formula harus segera ditangani agar gejalanya tidak semakin parah dan hingga membahayakan nyawanya. Pertama-tama, jika anak sudah menunjukkan gejala alergi maka sebaiknya untuk segera membawa anak ke dokter anak atau ahli gizi untuk mendapatkan penangan yang tepat dan rekomendasi susu formula yang tepat.

Segera hentikan juga konsumsi susu formula yang menyebabkan alergi meskipun itu hanya gejala ringan karena jika diteruskan maka anak juga akan menjadi kurang nyaman dan juga bisa meningkatkan resiko tingkat keparahan alergi yang dialami anak. Apabila masih di bawah 6 bulan, sebaiknya berikan ASI eksklusif dan jangan berikan makanan lainnya karena sistem pencernaan anak yang masih belum optimal.

Periksa label makanan dan minuman agar tidak ada kandungan laktosa di dalamnya. Jika sudah usianya menerima MPASI, berikan makanan yang bernutrisi namun yang tetap mudah dicerna. Ibu juga bisa memberikan susu formula susu soya untuk anak alergi susu formula susu sapi. SGM Eksplor Soya tidak mengandung laktosa dan memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan vitamin, kalsium, protein, fosfor, dan berbagai nutrisi penting lainnya untuk perkembangan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here