UMKM MEMILIKI POTENSI YANG BESAR UNTUK BERKEMBANG, PADI UMKM SIAP MEMBANTU GO DIGITAL

0
33

UMKM lokal yang berada di Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang begitu besar untuk berkembang dan naik kelas. Menurut data pemerintah, sebanyak 62% dari total UMKM yang terhenti sementara usahanya karena efek pandemic COVID-19. Pada ekspor, UMKM memiliki nilai sharing sebesar 14% dan diharapkan bisa naik tahun depan, sesungguhnya baru sebanyak 13% UMKM yang masuk ke ranah digital (Data dari Detikinet 6 Januari 2021).

Dilansir dari DetikInet (06/01/21), Luhur sebagai staff ahli Menteri bidang hubungan antar Lembaga kementerian koperasi dan UKM mengungkap bahwa UMKM di Indonesia harus bertransformasi ke dunia digital dari informal menjadi formal. Tak hanya itu, para pelaku usaha UMKM juga harus bergabung supaya mencapai skala ekonomi yang bagus dengan kekuatan ekonomi yang baik untuk bersaing.

Belajar memasarkan secara online dengan berbagai bantuan teknologi yang mumpuni. Kenyataannya, tanpa adanya teknologi yang menunjang maka berbagai produktifitas akan terhambat dan hal tersebut membuat laju menjadi lambat. UMKM harus memiliki jaringan kemitraan antara besar, kecil dan menengah demi kemajuan UMKM bersama agar cepat naik kelas bersama.

Faktanya, lebih dari 20 juta UMKM lebih dominan di sektor mikro. Usaha pada sektor ini juga mengungguli karena kelincahannya dalam pelajari pasar dengan cepat dan kemampuan besarnya untuk mengikuti arus yang ada. UMKM harus bahu membahu untuk saling bekerja sama dan saling berusaha untuk membuka diri dan percaya diri bahwa mereka mampu naik kelas dan go digital dengan berbagai bantuan yang ada, khususnya bantuan binaan dari pemerintah.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepet secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

Meluncur pada Agustus 2020, platform digital beli barang dan jasa pemerintah ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital jual barang dan jasa pemerintah ini pada penugasannya.

Pada 2021, 47 BUMN lainnya yang baru bergabung di platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini disiapkan untuk membuat transaksi secara besar-besaran agar pembelian secara merata dapat terealisasi dan UMKM mampu memajukan perekonomian Indonesia serta mampu bertahan dan semakin besar di masa depan. Kementerian BUMN menginginkan transaksi secara besar-besaran dan secara berulang terjadi di platform digital ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here