Tanda Bahaya Kehamilan Yang Umum

0
74
Tanda Bahaya Kehamilan Yang Umum

Menjaga kehamilan adalah hal yang harus dilakukan karena masa kehamilan biasanya ada banyak kerentanan yang dapat mengganggu janin dan juga menggangu sang ibu. Di masa tersebut tentu saja akan ada banyak keluhan terutama bagi para bunda yang baru saja mengalami kehamilan pertamanya. Namun keluhan yang terjadi adalah keluhan wajar yang sudah sangat umum dialami oleh seluruh ibu hamil. Dan tentunya keluhan tersebut dapat hilang dengan sendirinya. Namun meskipun begitu, para bunda juga harus mengetahui tanda bahaya kehamilan. Dan ulasan ini akan membahasnya dengan lengkap. Bagi anda yang sudah penasaran maka langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

Pendarahan

Tanda bahaya kehamilan yang pertama yaitu terjadinya pendarahan yang harus benar benar diwaspadai. Apabila usia kehamilan kurang dari 5 bulan maka pendarahan tersebut dapat beresiko pada keguguran janin yang ada didalam kandungan. Dan apabila pendarahan terjadi usia kehamilan tua maka bisa saja itu berasal dari plasenta atau ari ari yang lepas. Biasanya darah yang keluar akan berwarna merah segar dan bisa saja bergumpal hitam. Pada kehamilan tua biasanya darah keluar karena posisi plasenta menutup jalan lahir. Apabila tanda bahaya ibu hamil ini terjadi maka para bunda harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat.

Tubuh Bengkak

Tanda kehamilan berbahaya berikutnya yaitu biasanya ibu hamil akan mengalami bengkak pada tubuh. Memang bengkak ini sering dianggap biasa dan wajar. Namun ada hal yang harus anda ketahui yaitu apabila bengkak terjadi pada tangan, kaki kemudian wajah hingga menyebabkan penglihatan menjadi kabur dan menyebabkan sakit kepala bahkan nyeri pada ulu hati serta tekanan darah tinggi maka inilah yang harus diwaspadai. Karena pembengkakan ini bisa berakhir pada kejang kejang.

Mengalami Demam

Tanda berbahaya bagi ibu hamil berikutnya yaitu apabila ibu hamil mengalami demam atau panas yang tinggi. Terkesan biasa namun demam tinggi dikawatirkan tanda adanya infeksi yang bisa saja membahayakan sang ibu bahkan bayi yang ada didalam kandungannya. Oleh sebab itu disarankan untuk para ibu hamil agar mengonsumsi air putih dengan cukup dan jangan sampai tubuh mengalami kekurangan cairan.

Air Ketuban Keluar

Menjelang bersalin, para ibu hamil biasanya akan mengeluarkan cairan ketuban. Hal ini sangat wajar dialami. Namun apabila air ketuban keluar sebelum waktunya, nah hal inilah yang harus diwaspadai. Apabila ini terjadi maka para ibu hamil harus segera ke rumah sakit terdekat.

Bayi Dalam Kandungan Tidak Bergerak

Tanda berikutnya yang harus diwaspadai yaitu apabila gerakan bayi didalam tubuh tidak lagi dirasakan oleh sang ibu. Biasanya pada kehamilan kelima para ibu akan merasakan adanya gerakan atau tendangan kecil dari dalam rahim. Namun apabila tidak merasakan sama sekali maka ibu harus melakukan pemeriksaan terhadap sang buah hati didalam kandungan. Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui dari tanda bahaya kehamilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here